— Melayani, Amanah, Nyaman, Integritas, Sigap, Edukatif —

Perkuat Komitmen Integritas, BDK Ambon Matangkan Langkah Menuju WBK dan WBBM

Ambon, 16 Desember 2025 , Balai Diklat Keagamaan (BDK) Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pelayanan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Rapat Pembahasan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dilaksanakan di Aula BDK Ambon.
Rapat ini diikuti oleh seluruh pegawai BDK Ambon dan difokuskan pada Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Tahun 2025, sebagai bagian dari upaya evaluasi serta penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.
Ketua Penjaminan Mutu BDK Ambon, Edoardus J. Ohoiledwarin, S.PAK, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan tanggung jawab kolektif seluruh pegawai, bukan sekadar pemenuhan administrasi.
“Tujuannya adalah kita bersama-sama membangun komitmen untuk melaksanakan pemerintahan yang bersih, tanpa indikasi korupsi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada peserta pelatihan. Selain itu, pengumpulan eviden juga harus dibuktikan melalui implementasi nyata pembangunan Zona Integritas,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, dibahas enam area perubahan yang menjadi fokus penilaian dan evaluasi, yakni Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Keenam area ini menjadi pilar utama dalam mendorong terwujudnya WBK dan WBBM di lingkungan BDK Ambon.
Sementara itu, salah satu Agen Perubahan BDK Ambon, Yeni Suryani, S.Sos., M.Si, menyampaikan pandangannya terkait pentingnya dukungan pimpinan dalam menyukseskan pembangunan Zona Integritas.
“Harapannya, segala apa yang kita canangkan senantiasa didukung oleh pimpinan, baik secara materi maupun nonmateri, karena hal tersebut sangat penting. Selain itu, perubahan atau inovasi yang direncanakan perlu dianggarkan secara khusus atau difasilitasi agar dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Melalui rapat ini, BDK Ambon menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan, memperkuat budaya integritas, serta menghadirkan pelayanan pelatihan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Ke depan, pembangunan Zona Integritas diharapkan tidak hanya menjadi target penilaian, tetapi tumbuh sebagai budaya kerja bersama yang melekat dalam setiap proses dan aktivitas organisasi. Dengan sinergi pimpinan dan seluruh pegawai, BDK Ambon optimistis mampu melangkah mantap menuju WBK dan WBBM, sekaligus menjadi unit kerja yang bersih, berintegritas, dan melayani dengan sepenuh hati.
Penulis : Wa Ode Liana
Editor : Hasnawati



