Inovasi Digital Berkelanjutan, BDK Ambon Perkuat Tata Kelola Kediklatan Lewat Aplikasi SIAP

Ambon —Transformasi digital terus didorong di lingkungan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Ambon melalui pengenalan dan sosialisasi aplikasi SIAP, Senin (02/11/2026). Kehadiran sistem terintegrasi ini dirancang untuk mempermudah ekosistem kerja sekaligus mengakselerasi kualitas pelayanan kediklatan.

Sosialisasi ini menegaskan komitmen institusi dalam merespons perkembangan teknologi secara adaptif. Kolaborasi lintas generasi di lingkungan BDK Ambon dioptimalkan menjadi kekuatan baru untuk melahirkan inovasi yang berdampak nyata.

Kepala BDK Ambon, Abdullah Patty, menegaskan bahwa aplikasi SIAP merupakan wujud nyata inovasi mandiri untuk mempermudah penyusunan program kerja di balai.

“Ini merupakan inovasi dari BDK Ambon, SIAP. Dari aplikasi ini akan memudahkan kita untuk menyusun program kita di balai ini. Kita harus bisa menyesuaikan dengan teknologi,” ujar Abdullah.

Pentingnya sinergi antar-generasi dalam adopsi teknologi juga menjadi sorotan utama. Elaborasi pengalaman dan kebaruan digital diyakini mampu mendongkrak performa kelembagaan secara signifikan.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Subbagian Tata Usaha BDK Ambon, Arif Ahmad Djalaluddin, menjelaskan bahwa sistem ini dibangun dengan orientasi integrasi penuh guna memangkas kerumitan administrasi.

“Sistem ini terintegrasi dengan aplikasi lainnya. Yang akan mempermudah kita dalam pelatihan,” tegas Arif.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Pranata Komputer, Ade Hasan, memaparkan secara menyeluruh fungsi teknis aplikasi SIAP sebagai perangkat strategis pendukung efisiensi administrasi kediklatan.

“SIAP sebagai tools atau alat bantu untuk administrasi, dan siap diintegrasikan ke SIMDIKLAT serta LMS,” jelas Ade.

Tak hanya teori, Ade juga memandu simulasi langsung penggunaan fitur-fitur utama aplikasi SIAP di hadapan peserta. Simulasi memperlihatkan kemudahan alur input data, proses verifikasi berkas, hingga sinkronisasi data jadwal dan materi pelatihan secara real-time.

Melalui pemaparan dan simulasi teknis tersebut, seluruh pengelola diklat diajak melihat langsung efisiensi alur kerja baru yang lebih ringkas dan terukur.

Integrasi sistem ini diharapkan memperkuat tata kelola pelatihan keagamaan di wilayah Maluku dan Maluku Utara agar makin transparan, cepat, dan berdaya saing tinggi. (W.O.L)

Share your love
Humas BDK Ambon
Humas BDK Ambon
Articles: 98

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *